Bengkulu malboronews.com Bengkulu menjadi pusat perhatian nasional. Musyawarah Nasional XI Persatuan Perawat Nasional Indonesia (MUNAS PPNI XI) 2026 resmi digelar di Bumi Rafflesia pada 9-11 Oktober 2026.

Tema : “Transformasi Profesi Keperawatan: Sinergi Regulasi, Kesejahteraan, dan Perlindungan Hukum Menuju Indonesia Emas 2045” menghiasi panggung utama di salah satu hotel berbintang di Bengkulu. Di sisi panggung tampak logo MUNAS PPNI XI Bengkulu 2026 dengan ikon adat Bengkulu, bendera Merah Putih, dol, dan bunga Rafflesia Arnoldi.
Ribuan perawat dari 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPNI se-Indonesia tumpah ruah di Bengkulu. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi PSultan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pengurus PPNI.
“Yang terhormat Ketua Umum DPP PPNI Dr. Harif Fadhilah, Sekjen Prof. Dr. Mustikasari, hingga Bendahara Umum Dr. Afri Sunandi. Bahkan ada kolega saya anggota DPR RI dan anggota DPD RI Ibu Desita yang disebutnya sebagai bagian dari keluarga besar perawat. Ternyata perawat-perawat ini luar biasa. Profesor Doktor perawat hebat ini. Ini memang kita harus urus benar, harus kita kawal betul,” tegas Sultan.
Di hadapan 38 Ketua DPW yang sebagian besar baru pertama kali menginjakkan kaki ke Bengkulu, Sultan mengajak mereka untuk tidak hanya bermunas, tapi juga berwisata sejarah.
“Para Ketua DPW PPNI di 38 provinsi. Saya yakin lebih banyak yang belum pernah menginjakkan kaki ke Bengkulu. Saya sudah tanya tadi sama Pak Ketum. Pastikan teman-teman di sini besok dan lusa sampai Minggu city tour lihat situs-situs penting di Bengkulu,” ajak Sultan.
Sultan menyampaikan pandangan strategisnya tentang kesehatan nasional. Menurutnya, kesehatan tidak bisa diatur dengan undang-undang parsial semata.
“Memang regulasi ini bukan undang-undang khusus tentang keperawatan, tetapi kita melihat kesehatan sebagai sebuah ekosistem, pembiayaan, fasilitas, layanan dan tenaga kesehatan harus bergerak bersama dan seirama,” papar Sultan.
“Karena itu DPD mendukung agenda pemerintah dalam pembangunan kesehatan sekaligus akan terus mengawal agar implementasinya benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” tegasnya.
Sultan menitipkan harapan besar agar MUNAS XI di Bengkulu ini tidak sekadar menjadi ajang suksesi kepengurusan.
“Saya berharap agar Munas ke-11 PPNI tidak hanya menghasilkan kepengurusan dan program organisasi tetapi juga menghasilkan gagasan besar untuk memperkuat masa depan profesi keperawatan Indonesia,” pungkas Ketua DPD RI termuda tersebut.
Dengan MUNAS PPNI XI Bengkulu 2026, diharapkan lahir peta jalan kesejahteraan, kepastian regulasi, dan perlindungan hukum bagi perawat Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Bengkulu sebagai tuan rumah pun diharapkan semakin dikenal sebagai provinsi bersejarah dengan semangat persatuan yang kuat.
Penulis : Redaksi Malboro

