JEJAK POKIR VLA TERUS DIKEJAR KPK: RUMAH KONTRAKTOR AS DI RUKO SAMUDRA DIGELEDAH

Bengkulu Malboronews.com  – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan Kota Bengkulu. Minggu malam, 13 September 2026 sekitar pukul 21.15 WIB, penyidik mendatangi dan menggeledah rumah yang ditempati kontraktor berinisial AS di Jalan Kuala Alam, Gang Samudra RT 14/RW 04, Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung.

Rumah yang digeledah diketahui merupakan kediaman ibu mertua AS. Namun menurut warga sekitar, AS sudah lama menetap di rumah tersebut.

DIJAGA KETAT APARAT, WARGA TONTON DARI LUAR
Kedatangan tim KPK dengan pengawalan ketat kepolisian langsung menarik perhatian warga. Sejumlah warga keluar rumah dan memadati Gang Samudra untuk menyaksikan jalannya penggeledahan.

Ketua RW 04, M, membenarkan kedatangan penyidik tersebut.
“Benar ada penyidik KPK, ini rumah ibu mertuanya AS,” ungkap M kepada awak media.

Menurut M, kegiatan malam itu merupakan bagian dari *pengembangan perkara dugaan korupsi terkait pokok pikiran atau “pokir” anggota DPRD Kota Bengkulu, VLA.
*”Ini terkait pengembangan pokir VLA,” jelasnya.

Meski demikian, M menyebut penyidik tidak melakukan penggeledahan menyeluruh ke seluruh ruangan.
“Tidak ada yang digeledah, hanya meminta keterangan itu saja,” pungkasnya.

Usai pemeriksaan selesai, perhatian warga tertuju pada 2 koper yang dibawa keluar oleh penyidik KPK dari rumah tersebut.

Hingga saat ini belum diketahui pasti isi dari kedua koper itu. Apakah berisi dokumen, barang bukti, atau lainnya masih menunggu konfirmasi resmi dari KPK.

Penggeledahan rumah AS ini menambah panjang daftar lokasi yang disasar KPK dalam beberapa pekan terakhir di Bengkulu.

Sebelumnya, penyidik juga telah menggeledah:
1. Rumah VLA di Jalan Camar, Cempaka Permai – Kamis malam. Dari sana diamankan 2 koper dan 1 kardus dokumen.
2. Rumah BM, kontraktor di Tanah Patah – Kamis 13/8
3. Rumah ASW, Kabid SDA Dinas PUPR Kota Bengkulu di Padang Nangka – Kamis 13/8
4. Rumah HO, ASN PUPR di Nusa Indah – Rabu 12/8. Diamankan 3 koper
5. Rumah ST, Sekwan DPRD Kota Bengkulu di Penurunan – Jumat 7/8. Diamankan 3 koper
6. Rumah BD orang kepercayaan Bupati Rejang Lebong nonaktif di Rejang Lebong – Kamis 6/8/2026
7. Rumah AG, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu di Gading Cempaka

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rangkaian penggeledahan ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

KPK belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum AS maupun rincian barang yang diamankan dari rumah ibu mertua AS.

Perlu dicatat, penggeledahan dan permintaan keterangan oleh KPK tidak serta merta menjadikan seseorang sebagai tersangka. Penetapan status hukum sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik berdasarkan alat bukti yang ada.

Hingga berita ini diturunkan, pihak KPK belum memberikan rilis resmi terkait penggeledahan terbaru ini.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *