Bengkulu — Malboronews.com Suasana haru menyelimuti Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Jumat (16/10/2025). Seorang pejuang cilik asal Kelurahan Jitra Kota Bengkulu, Asyil Furkon Adha (12), siswi Kelas 1 SMPN 1 Kota Bengkulu, diberangkatkan untuk menjalani pengobatan kanker uterus di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta.

Asyil merupakan cucu dari Nang Rozali warga Kelurahan Jitra. Sejak kecil ia tinggal bersama nenek dan kakeknya karena sang ibu harus bekerja di luar negeri. Di usia yang masih sangat belia, Asyil harus berjuang melawan penyakit kanker uterus yang dideritanya sejak awal Oktober 2025.
Keberangkatan Asyil dilepas langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., didampingi Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Bengkulu Nazief Susila Dharma, S.TP., M.AK.
Dalam kesempatan tersebut BAZNAS Provinsi Bengkulu juga menyerahkan bantuan pengobatan kepada keluarga melalui program Penyerahan Bantuan Pengobatan BAZNAS Bengkulu.
Pernyataan Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I.,M.Pd.:
“Hari ini kami melepas ananda kami Asyil Furkon Adha warga Kelurahan Jitra Kota Bengkulu, cucu dari Pak Nang Rozali, untuk berobat ke RS Kanker Dharmais Jakarta. Ananda Asyil ini siswi Kelas 1 SMPN 1 Kota Bengkulu, pejuang cilik yang luar biasa. Ibundanya di luar negeri, tinggal bersama nenek dan kakek, dan Allah uji dengan penyakit kanker uterus.”
“Kami dari BAZNAS Provinsi Bengkulu hadir memberikan bantuan pengobatan. Ini adalah amanah zakat, infak, sedekah dari para muzakki, dari masyarakat Bengkulu untuk masyarakat yang membutuhkan. Kami dorong langsung kursi rodanya, kami peluk, kami beri semangat. Pesan kami untuk Asyil: jangan takut, jangan menyerah, Allah bersama Asyil, BAZNAS bersama Asyil, seluruh masyarakat Bengkulu mendoakan Asyil.”
“Kami minta doa dari seluruh masyarakat Bengkulu, khususnya warga Kelurahan Jitra dan keluarga besar SMPN 1 Kota Bengkulu, agar Asyil diberikan kekuatan, kesabaran, dan kesembuhan oleh Allah SWT, diangkat penyakitnya, dan bisa kembali bersekolah, kembali bermain bersama teman-teman sekelasnya. BAZNAS akan terus memantau dan mendampingi,” ujar H. Yulkamra dengan mata berkaca-kaca usai mendorong kursi roda Asyil hingga ke pintu Keberangkatan (Departures) Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Bengkulu Nazief Susila Dharma, S.TP., M.AK menambahkan bahwa BAZNAS akan terus memantau perkembangan kesehatan Asyil selama menjalani pengobatan di Jakarta dan siap memberikan pendampingan lanjutan jika dibutuhkan.
“BAZNAS Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat dhuafa yang membutuhkan bantuan pengobatan. Kasus Asyil ini menjadi perhatian khusus kami karena ibunya di luar negeri dan diasuh nenek kakeknya di Kelurahan Jitra. InsyaAllah akan terus kami pantau,” jelas Nazief.
Sementara itu perwakilan BPJS Kesehatan Ricco Anggara memastikan bahwa seluruh proses rujukan dan pembiayaan pengobatan kanker di RS Kanker Dharmais Jakarta telah tercover oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.
“Seluruh proses rujukan dari Bengkulu ke RS Kanker Dharmais Jakarta sudah kami kawal. Pembiayaan pengobatan kanker sudah tercover oleh program JKN BPJS Kesehatan, sehingga keluarga tidak perlu khawatir terkait biaya pengobatan medis selama di Jakarta. Fokus saja untuk kesembuhan Asyil,” ujar Ricco.
Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Bengkulu beserta dewan guru dan teman-teman sekelas Asyil yang turut hadir di Bandara dengan memakai seragam dan jilbab putih serta melakukan gerakan kepalan tangan “Semangat Sembuh” juga memberikan semangat.
“Asyil adalah anak kami di SMPN 1 Kota Bengkulu. Kelas 1, anak yang rajin. Kami seluruh guru dan teman-teman sekelas mendoakan Asyil segera sembuh, kuat menjalani pengobatan, dan dapat kembali berkumpul serta belajar bersama di kelas. Kami tunggu Asyil kembali ke sekolah,” ucap Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Bengkulu.
Pihak keluarga Nang Rozali warga Kelurahan Jitra Kota Bengkulu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., Wakil Ketua III Nazief Susila Dharma, S.TP., M.AK, perwakilan BPJS Kesehatan Ricco Anggara, Kepala Sekolah dan guru SMPN 1 Kota Bengkulu, serta semua pihak yang telah peduli dan membantu Asyil Furkon Adha.
Keluarga memohon doa dari seluruh masyarakat Bengkulu agar Asyil Furkon Adha diberikan kesembuhan, diangkat penyakit kankernya, dan dapat kembali beraktivitas serta bersekolah di SMPN 1 Kota Bengkulu seperti anak-anak lainnya.
Penulis : Malboronews.com — Bengkulu

