Ditemukan Terkapar Diduga Minum Air Keras, Warga ODK Kembang Seri Dapat Perhatian Kasatpol PP Bengkulu

BENGKULU Malboronews.com 
Respons cepat ditunjukkan jajaran Satpol PP Kota Bengkulu terhadap laporan warga. Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Dr. Sahat Marulitua Situmorang,S.Sos, M.Si langsung menjenguk SHD, warga Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah yang merupakan Orang Dengan Kebutuhan Khusus (ODK).

Penjengukan dilakukan Selasa sore, 1 September 2026 di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu / RSHD. SHD saat ini masih menjalani perawatan intensif dan mengalami kesulitan makan serta minum.

Sebelumnya, SHD ditemukan dalam kondisi terkapar lemas oleh personel Satpol PP Kota Bengkulu Senin sore, 31 Agustus 2026 di Jalan S. Parman, Kelurahan Padang Jati, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu. Saat ditemukan, korban diduga baru saja meminum air keras.

*Berawal dari Laporan Warga via WA*
Kronologi bermula saat Satpol PP menerima aduan dari warga Kelurahan Tanah Patah melalui nomor WhatsApp *0811-7312-876* milik Kasatpol PP. Dalam pesan tersebut, warga menyampaikan bahwa SHD telah menyiramkan air keras kepada dirinya.

Mendapat laporan itu, *Pleton 2 Jaga Kota Bengkulu* yang dipimpin *Husni Thamrin Sihombing* langsung bergerak cepat ke lokasi. Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans HD ke RSHD untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kita bergerak begitu dapat laporan. Prioritas kita adalah menyelamatkan nyawa korban terlebih dahulu, baru kemudian dilakukan pendalaman,” ujar *Dr. Sahat Marulitua Situmorang* saat menjenguk.

*Kondisi Korban dan Pendampingan*
Saat ini SHD masih dirawat di RSHD dengan pengawasan medis. Berdasarkan informasi, korban mengalami kesulitan untuk makan dan minum pasca kejadian. Pihak keluarga turut mendampingi selama proses perawatan di rumah sakit.

Kasatpol PP menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga, Dinas Sosial, serta aparat terkait untuk memastikan SHD mendapatkan haknya sebagai ODK, termasuk pendampingan psikologis dan sosial.

“Kami hadir bukan hanya untuk penegakan Perda. Dalam kondisi seperti ini, unsur kemanusiaan harus dikedepankan,” tegas Sahat.

Satpol PP Kota Bengkulu juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan warga dalam kondisi darurat atau membutuhkan pertolongan melalui layanan pengaduan resmi.

 

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *