BENGKULU SELATAN – Jembatan penghubung Desa Pino Baru dan Desa Suka Maju, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, yang sebelumnya rusak berat sejak Januari 2026, kini kembali dapat digunakan masyarakat setelah dilakukan perbaikan melalui program Jembatan Merah Putih Presisi.
Peresmian jembatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026) dan dihadiri Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.I.K., M.Si., bersama jajaran pejabat utama (PJU) dan personel Polres Bengkulu Selatan serta Polsek Seginim.
Jembatan yang memiliki panjang sekitar 13 meter dan lebar 3 meter tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Pino Baru dan Desa Suka Maju. Selain sebagai akses warga, jembatan juga digunakan anak-anak sekolah SMP dari Dusun Pagar Gading menuju sekolah yang berada di Desa Suka Maju serta menjadi jalur sentra produksi masyarakat.
Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan mengalami kerusakan cukup parah. Lantai berbahan kayu telah lapuk dan banyak papan yang patah hingga berlubang. Bagian pijakan roda kendaraan juga mengalami kerusakan, sementara jembatan bergoyang dan bergetar ketika dilalui kendaraan.
Akibat kondisi tersebut, sejak Januari 2026 jembatan tidak dapat dilalui. Warga dan anak sekolah terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan waktu tempuh yang lebih lama.
Dalam perbaikan yang dilakukan, lantai jembatan diganti menggunakan papan baru. Palang dan tembok pembatas jembatan dicat dengan warna merah putih sebagai bagian dari konsep Jembatan Merah Putih Presisi.
Selain itu, lantai jembatan dilapisi oli untuk membantu menjaga ketahanan material kayu. Kedua ujung jembatan juga dilakukan pengecoran menggunakan campuran semen dan batu koral, serta dilakukan pembersihan di sekitar lokasi.
Peresmian jembatan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kapolres Bengkulu Selatan bersama jajaran dan unsur terkait.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Air Nipis beserta staf, Kepala Desa Pino Baru beserta perangkat, Kepala Desa Suka Maju beserta perangkat, Ketua BPD Desa Pino Baru, Ketua BPD Desa Suka Maju, serta masyarakat dari kedua desa.
Dalam kegiatan itu, warga juga menyampaikan testimoni terkait manfaat perbaikan jembatan yang kini kembali menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas anak sekolah dan kegiatan perekonomian warga.
Perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperlancar akses pendidikan, transportasi dan distribusi hasil produksi warga di wilayah Kecamatan Air Nipis.

