OMI Bengkulu 2026 Meriah, Aplikasi Galeri Prestasi Siswa Madrasah Resmi Diluncurkan

KOTA BENGKULU   — Alunan lagu Kata Pujangga yang dipopulerkan H. Rhoma Irama dan dibawakan Tim Sanggar MAN 2 Kota Bengkulu turut menyemarakkan pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026.

Penampilan seni tersebut menjadi salah satu suguhan yang menambah semarak pembukaan ajang kompetisi bagi peserta didik madrasah dan sekolah di Provinsi Bengkulu. Kegiatan berlangsung di Nala Sea Side Hotel Kota Bengkulu, Minggu (4/10/2026), dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si.

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, pembukaan OMI Provinsi Bengkulu Tahun 2026 juga dirangkai dengan peluncuran Aplikasi Galeri Prestasi Siswa Madrasah. Aplikasi ini hadir sebagai inovasi untuk mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan berbagai capaian dan prestasi peserta didik madrasah, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Hamdani, M.Pd., mengatakan selama ini pendataan dan publikasi prestasi siswa masih dilakukan secara terpisah sehingga belum seluruhnya terdokumentasi secara digital dan terintegrasi.

“Karenanya, dengan hadirnya aplikasi ini diharapkan dapat menumbuhkan talenta, menggerakkan inovasi madrasah, serta membuat rekam jejak prestasi siswa menjadi lebih terintegrasi, rapi, akurat, dan mudah diakses,” jelas Hamdani.

Menurut Hamdani, Galeri Prestasi Siswa Madrasah tidak sekadar menjadi ruang penyimpanan data prestasi. Aplikasi tersebut juga diharapkan menjadi sarana untuk mendorong lahirnya talenta-talenta baru di lingkungan madrasah.

Dokumentasi prestasi yang tersusun dengan baik, lanjutnya, dapat menjadi sumber inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Ratusan Peserta Ikuti OMI Bengkulu 2026
Sementara itu, OMI Provinsi Bengkulu Tahun 2026 diikuti peserta yang merupakan utusan terbaik dari madrasah dan sekolah tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu. Para peserta berkompetisi dalam berbagai bidang sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

Hamdani menjelaskan, sebanyak 60 peserta jenjang SD/MI mengikuti kompetisi Matematika Terintegrasi dan IPAS. Selanjutnya, 90 peserta jenjang MTs/SMP mengikuti kompetisi Matematika, IPS, dan IPA.

Sementara itu, pada jenjang MA/SMA terdapat 174 peserta yang berkompetisi dalam bidang Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, dan Geografi.

“Peserta yang mengikuti OMI merupakan utusan terbaik dari masing-masing Kabupaten/Kota. Mereka tidak hanya membawa nama madrasah atau sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita menjaring talenta-talenta terbaik Bengkulu,” ungkap Hamdani.

Jadi Rekam Jejak dan Sumber Inspirasi
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, menyampaikan apresiasi atas peluncuran Aplikasi Galeri Prestasi Siswa Madrasah.

Menurutnya, aplikasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem dokumentasi prestasi peserta didik yang lebih baik, sistematis, dan terintegrasi.

Melalui aplikasi tersebut, berbagai capaian siswa diharapkan dapat terdokumentasi secara lebih baik sehingga tidak hanya menjadi rekam jejak prestasi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi siswa, guru, dan madrasah lainnya.

“Galeri prestasi ini juga diharapkan memberikan ruang apresiasi bagi siswa, guru, dan madrasah yang telah berkontribusi dalam melahirkan berbagai prestasi. Dengan dokumentasi yang baik, prestasi yang diraih peserta didik tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian, tetapi dapat menjadi motivasi untuk melahirkan prestasi-prestasi berikutnya,” ujar Kakanwil.

Lebih dari sekadar ajang mencari juara, OMI Provinsi Bengkulu Tahun 2026 menjadi ruang pembinaan sekaligus pencarian talenta-talenta terbaik madrasah. Kompetisi ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk membangun kepercayaan diri, sportivitas, kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan riset, serta semangat untuk terus berprestasi.

Para peserta juga diharapkan menjadikan OMI sebagai pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan dan potensi diri. Menang maupun belum berhasil meraih juara, setiap peserta telah memperoleh kesempatan untuk menguji kemampuan, belajar dari peserta lain, serta memperluas pengalaman melalui kompetisi yang sehat dan positif.

“Dari Bengkulu, talenta-talenta terbaik madrasah selanjutnya dipersiapkan untuk melangkah ke tingkat nasional. OMI 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi madrasah yang unggul dalam sains, kuat dalam nilai-nilai keislaman, kreatif dalam berinovasi, serta memiliki semangat untuk turut membawa Indonesia menuju kemajuan,” demikian Kakanwil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *