Usai Aksi Unjuk Rasa, Wakapolda, Kapolresta, Personel dan Peserta Aksi Kompak Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPRD Bengkulu

Bengkulu – Kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan ditunjukkan jajaran Polda Bengkulu dan Polresta Bengkulu usai pelaksanaan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Rabu (4/11/2026). Tidak hanya memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman dan kondusif, aparat kepolisian bersama peserta aksi juga bergotong royong membersihkan sampah yang berserakan di sekitar lokasi kegiatan.

Aksi kepedulian tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho, S.I.K., M.H., CPM., CPLA, bersama Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H., personel kepolisian, serta sejumlah peserta aksi unjuk rasa. Dengan penuh kebersamaan, mereka memungut dan mengumpulkan sampah yang ditinggalkan setelah kegiatan penyampaian aspirasi selesai dilaksanakan.

Pemandangan ini menjadi gambaran bahwa semangat menjaga keamanan dan ketertiban harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Meski aksi unjuk rasa telah berakhir, tanggung jawab menjaga fasilitas umum dan lingkungan tetap menjadi perhatian bersama.

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat mengatakan bahwa menyampaikan aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus dihormati, namun kebersihan dan ketertiban lingkungan juga menjadi tanggung jawab seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan aksi unjuk rasa yang telah berlangsung. Namun, setelah kegiatan selesai, mari kita bersama-sama menunjukkan kepedulian dengan menjaga kebersihan lokasi. Menyampaikan aspirasi adalah hak masyarakat, tetapi menjaga lingkungan tetap bersih merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolresta.

Menurutnya, kegiatan gotong royong tersebut bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga menjadi contoh nyata pentingnya membangun kesadaran kolektif antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kebersamaan seperti ini diharapkan dapat mempererat hubungan kemitraan serta menciptakan suasana yang harmonis di tengah masyarakat.

“Kami ingin memberikan contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak mengenal perbedaan. Polisi dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga fasilitas umum agar tetap bersih, nyaman, dan dapat digunakan kembali oleh seluruh masyarakat,” tambahnya.

Kapolresta juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya peserta aksi unjuk rasa, agar senantiasa menjaga kebersihan setiap kali melaksanakan kegiatan di ruang publik. Menurutnya, keberhasilan menyampaikan aspirasi tidak hanya dilihat dari tersampaikannya tuntutan, tetapi juga dari sikap tertib, santun, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

“Harapan kami, budaya menjaga kebersihan ini dapat terus tumbuh dalam setiap aktivitas masyarakat. Jangan sampai setelah menyampaikan aspirasi, kita meninggalkan persoalan baru berupa sampah dan lingkungan yang kotor. Mari kita biasakan meninggalkan tempat kegiatan dalam keadaan bersih seperti semula,” tegasnya.

Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus mencerminkan semangat Polisi Bersama Masyarakat, bahwa Polri tidak hanya hadir dalam mengawal dan mengamankan kegiatan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan lingkungan.

Melalui momentum ini, Polresta Bengkulu mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong, menjaga kebersihan fasilitas umum, serta bersama-sama menciptakan Kota Bengkulu yang aman, tertib, bersih, dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *