Kakanwil Kemenag Bengkulu Lantik 43 Jabatan Fungsional Jadi Kepala KUA, Minta Jadi Teladan Masyarakat

Bengkulu Malboronews.com Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin S.Ag., M.Si., melantik dan mengambil sumpah 43 jabatan fungsional yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Kantor Urusan Agama / KUA di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Senin 24 Agustus 2026.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan manajemen dan pelayanan KUA. Sekaligus mendorong para Kepala KUA agar semakin aktif hadir di tengah masyarakat dalam menjalankan fungsi pembinaan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Diawali dengan pengucapan sumpah jabatan dan dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan. Bertindak sebagai saksi, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Bengkulu Dr. Sri Ihsan,M.Pd.I dan Kepala Bidang Urusan Agama Islam H. Pahrizal, M.Si.

Kegiatan ini turut dihadiri para Kepala Bidang, Pembimbing Masyarakat / Pembimas, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan selamat kepada 43 pejabat yang mendapat amanah baru. Ia secara khusus mengapresiasi para penyuluh, salah satunya Penyuluh Agama Islam Teladan Ida Fitriana, S.Ag., M.H. yang resmi dilantik sebagai Kepala KUA Kecamatan Hulu Palik, Kantor Kemenag Kabupaten Bengkulu Utara.

Menurut Saefudin, KUA merupakan wajah terdepan Kementerian Agama karena bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kampung.

“Kalian adalah KUA yang mencerminkan wajah Kemenag karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. KUA berada di dusun, desa, dan kampung. Artinya, Kepala KUA merupakan representasi Menteri Agama di tingkat kecamatan dan desa,” tegasnya.

Karena itu ia meminta para Kepala KUA menjaga etika, sikap, dan perilaku. Kepala KUA harus mampu menjadi teladan dan tidak menunjukkan sikap sombong maupun angkuh.

“Pertontonkan etika yang baik, perilaku yang baik di tengah masyarakat. Tunjukkan bahwa kalian adalah orang-orang pilihan yang diberikan tugas tambahan,” pesannya.

Saefudin juga mengingatkan, di era media sosial setiap perilaku pejabat publik mudah menjadi perhatian. Untuk itu Kepala KUA dituntut hati-hati dalam bersikap dan menjaga marwah institusi.

Penulis: Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *